Berselancar untuk Pencerahan Jiwa

27 Oct 2010

Berselancar mengarungi samudera maya merupakan sebuah penjelajahan yang menggairahkan dalam sebuah dimensi ruang tanpa batas. Sebuah dunia abstrak yang sanggup menyatukan manusia dari segenap penjuru bumi. Dalam sebuah penjelajahan kadang angin sepoi bertiup menyegarkan jiwa. Di saat lain badai datang secara tiba-tiba yang menghempaskan kita ke dasar kenistaan. Sebuah pilihan penjelajahan ketika pintu informasi dibuka seluas-luasnya dengan resiko sebuah useless information masuk ke dalam ruang hidup kita. Azas kemanfaatan dan mudaratnya terpulang kepada user-nya masing-masing. Laksana sebuah pisau yang bisa digunakan untuk membunuh orang lain jika berada ditangan penjahat, tetapi bisa digunakan untuk memasak bagi ibu rumah tangga yang baik.

Setidaknya ada beberapa unsur yang harus terpenuhi untuk menjadi hebat ketika berinteraksi dengan dunia internet :

1. Peningkatan pengetahuan dan informasi yang dibutuhkan.

Dalam hitungan detik, melalui internet kita tahu ada saudara-saudara kita di Wasior, sekitar gunung merapi dan metawai yang terkena musibah. Ada sejumlah genangan air di jakarta sehingga gubernur menjadi agak sensitif. Dan ada juga pelantikan sejumlah pejabat baru yang menimbulkan pro dan kontra. Kita juga akan menjadi faham dengan beberapa anggota DPR yang terkait kasus hukum sehingga tak sudi bagi kita untuk memilihnya kembali. Bagi para pencari kerja bisa dimanfaatkan untuk melihat peluang pekerjaan. Atau mungkin para jomblo dan jomblowati bisa menemukan pasangan sejatinya setelah melalui seleksi tingkat lanjut tentunya. Bagi para mahasiswa banyak bekal yang bisa diperoleh dalam pembuatan skripsinya dengan tidak menjadi plagiat tulen tentunya. Bagi para pengamat tentunya banyak bekal juga untuk mengkritisi kebijakan pemerintah. Para pebisnis juga bisa menjajakan barang dagangnya. Banyak juga bloggers yang telah mereguk pundi-pundi kemegahan.

2. Akselerasi perluasan jaringan dan peneguhan hubungan sosial

Berbagai situs jejaring sosial mungkin terpenuhi untuk point ini. Tetapi aspek hubungan yang dibangun hendaknya tak hanya mementingkan kuantitas tetapi juga kualitas. Memiliki banyak teman pada situs jejaring sosial tanpa interaksi yang signifikan seperti menjalin relasi yang kurang makna. Kita harus siap membuka hubungan sosial dengan orang-orang baru. Sekumpulan orang-orang baru itu kelak akan menjadi teman-teman akrab kita dalam bentuk kegiatan bersama yang lebih kongkrit. Saya tak menyangka teman-teman bloggers yang saya baru kenal dua tahun yang lalu kini telah menjadi sebuah kebersamaan yang selalu berinisiatif untuk melakukan hal-hal positif.

3. Media penyampaian opini, ide dan gagasan

Inilah mungkin jawaban kenapa Saya lebih suka menggunakan media blog ketika menjelajahi intenet. Dengannya Saya bisa menyampaikan pendapat, ide dan gagasan dengan spektrum yang lebih luas. Blog menjadi bagian yang semakin penting dalam hidup Saya. Sempat berselingkuh dengan berberapa situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter. Saya kembali untuk mengisi hari-hari Saya dengan menulis sesuatu yang bisa bermanfaat buat sesama. Bloggers bisa mengendalikan arus informasi tentang apa yang dituliskannya. Ketika Saya menulis sesuatu, Anda mungkin tidak setuju, jengkel dan marah. Anda bisa saja menuliskan penolakan atau kekecewaan dalam ruang comment yang tersedia. Tetapi tidak mungkin bagi Anda untuk menyuruh Saya berhenti atau menghapus beberapa kalimat ketika Anda sedang membaca tulisan Saya. Untuk itulah diperlukan tanggung jawab moral bagi setiap blogger dalam setiap tulisannya. Suatu hal yang bisa diukur dengan batasan norma-norma sosial dan kesusilaan. Saya bisa saja menuliskan sesuatu yang vulgar dalam postingan Saya. Tetapi tidak Saya lakukan mengingat implikasi negatifnya pada khalayak luas terutama anak-anak dibawah umur. Tawaran pembuatan paid review untuk situs-situs porno, gambling, dan gay sebaiknya ditolak saja. Disamping berkontribusi merusak mental kita dan orang lain, juga akan merusak identitas blog kita secara keseluruhan. Mungkin sejalan dengan apa yang diungkapkan oleh sosiolog bernama Berelson “some kinds of communications, on some kinds of issues, brought to the attention of some kinds of people under some kinds of conditions, have some kinds of effect.”

4. Adanya sebuah pencerahan Jiwa

Inilah titik kulminasi untuk menjadi hebat dalam sebuah penjelajahan di dunia maya. Sebuah titik yang mungkin belum tercapai oleh saya pribadi. Penambahan informasi dan pengetahuan tak akan menjadikan kita hebat bila tak menyentuh jiwa kita yang jernih dan kemanusiaan kita yang suci. Bila kita mendapatkan informasi mengenai musibah yang menimpa saudara-saudara kita, dengan segera tergerak hati ini untuk membantu sesama. Bila ada pejabat yang salah arah, dengan segera kita ingatkan. Bila Ada kaum yang terzolimi dengan segera kita bela. Bila ada ide-ide yang membela kaum marginal akan bersama-sama kita dukung.

Penambahan pengetahuan harus dikonversi menjadi aktivitas yang positif, bukan untuk menipu, menindas, memfitnah dan aktivitas yang bertentangan dengan normal sosial dan kesusilaan. Perluasan relasi sosial harus dimaksimalkan untuk menyebarkan nilai-nilai kebajikan. Inilah presfektif yang mengakselerasi nilai-nilai kemuliaan dalam hidup kita.

Menjadi hebat bukan sekedar bertambahnya pengetahuan, cemerlangnya ide, dan luasnya jaringan sosial. Tetapi juga pencerahan jiwa untuk selalu memperbaiki diri. Jadi, berinternetlah untuk pencerahan jiwa…!!!


TAGS festival blog 2010


-

Author

Follow Me